Jumat, 17 Juli 2015

Alkisah tentang “Sahabat Terbaik”...


                Seorang Pembesar yang memiliki kekuasaan, kekayaan, ketenaran dan  kejayaan mempunyai 3 orang sahabat terdekat dengannya.

Sahabat 1 :
Orangnya baik, penuh pengabdian, perhatian  dan setia terhadap Pembesar. Terhadap Sahabat 1 ini Pembesar pun memberikan perhatian dan kepeduliannya yang luar biasa.

Sahabat 2 :
Orangnya sedang-sedang saja, cukup baik, cukup perhatian  dan cukup setia, namun  sekali-sekali kadang membangkang terhadap Pembesar. Terhadap Sahabat 2 ini perhatian Pembesar juga cukup baik, mengingat selama ini Sahabat 2 cukup baik dan cukup perhatian.

Sahabat 3 :
Orangnya rada acuh tak acuh dan sering membangkang terhadap Pembesar. Terhadap Sahabat 3 ini perhatian Pembesar juga sering mengacuhkannya, terlebih karena Sahabat 3 sering sekali membangkang dari Pembesar.

                Suatu ketika, Pembesar berniat untuk pindah ke kota lain. Di saat menjelang kepindahannya itu pembesar menawarkan kepada ke-3 sahabat terdekatnya tersebut ajakan untuk sama-sama pindah ke kota yang baru, yang memang sudah disiapkannya sedemikian rupa sebagai tempat tinggalnya bersama orang-orang yang terdekat dan terkasih darinya.
Tentunya tawaran dilakukan Pembesar pertama kali adalah terhadap Sahabat 1, dengan keyakinan bahwa Sahabat 1 ini pasti akan mau ikut pindah bersama Pembesar, mengingat selama ini Pembesar memberikan segala sesuatunya sangat luar biasa kepada Sahabat 1 melebihi para sahabat lainnya.

Pembesar           : “Wahai Sahabat 1, dalam waktu dekat ini saya akan pindah ke kota lain. Di kota baru  itu sudah saya siapkan segala sesuatunya yang akan menyenangkan bagi kita. Bagaimana sekiranya Sahabat 1 saya ajak untuk kita sama-sama pindah ke kota baru itu?”.
Sahabat 1            : “Alhamdulillah Sahabat, saya telah memikirnya  dan memutuskan bahwa saya dengan sangat menyesal saya tidak akan ikut pindah ke kota baru itu. Namun saya akan mengantar kepindahan Sahabat  hanya sampai ke pintu gerbang kota baru itu”.

Pembesar sangat kecewa menerima jawaban penolakan Sahabat 1 demikian itu, karena sangat di luar dugaannya selama ini. Lalu tawaran dilakukan la terhadap Sahabat 2, yang diharapkan akan mau untuk ikut pindah bersama Pembesar.

Pembesar           : “Wahai Sahabat 2, dalam waktu dekat ini saya akan pindah ke kota lain. Di kota baru itu sudah saya siapkan segala sesuatunya yang akan menyenangkan bagi kita. Bagaimana sekiranya Sahabat 2 saya ajak untuk kita sama-sama pindah ke kota baru itu?”.
Sahabat 2            : “Terima kasih sekali Sahabat, saya merasa tersanjung dengan tawaran mu..... Saya telah memikirnya  dan memutuskan bahwa saya akan mengantar kepindahan Sahabat  sampai ke rumah baru Sahabat di kota baru itu. Namun dengan sangat disayangkan saya tidak akan ikut pindah ke kota baru itu”.

Pembesar pun kecewa menerima penolakan Sahabat 2. Pembesar merasa perhatiannya yang selama ini cukup baik bagi Sahabat 2 juga sia-sia. Singkat cerita.... Lalu tawaran dilakukan la terhadap Sahabat 3 (yang dalam dugaan Pembesar pasti la Sahabat 3 ini tidak akan mau untuk ikut pindah bersamanya);

Pembesar           : “Wahai Sahabat 3, dalam waktu dekat ini saya akan pindah ke kota lain. Di kota baru itu sudah saya siapkan segala sesuatunya yang akan menyenangkan bagi kita. Bagaimana sekiranya Sahabat 3 saya ajak untuk kita sama-sama pindah ke kota baru itu?”.
Sahabat 3            : “Wah mengejutkan sekali dengan tawaran yang tidak di sangka-sangka ini, saya sangat senang atas tawaran itu..... Saya telah memikirnya  dan memutuskan bahwa saya akan ikut kepindahan bersama mu ke kota baru itu”.

Apa MAKNA cerita itu?
Jika cerita di atas dianalogkan dengan kehidupan kita, kepindahan ke kota baru itu dianalogkan dengan kepergian umat manusia ke alam akhirat/meninggal. Sahabat 1 adalah isteri/suami dan anak-anak kita, Sahabat 2 adalah harta kekayaan, jabatan, kejayaan dan ketenaran kita, dan Sahabat 3 adalah amal kebaikan dan ibadah kita selama hidup di dunia ini, maka di dalam kehidupan kita di akhirat nanti hanya amal kebaikan dan ibadah kita yang akan mendampingi dan menjadi “teman terbaik” kita dalam mengarungi hidup kekal itu nantinya.

Karenanya......”Selamat Meningkatkan Amal Kebaikan dan Ibadah Kita”....



Dikompilasi oleh/hubungi: 
HP. 0812 2353 284 – 0878 2298 4716  Telp/Fax : 022-4267749
Facebook : kanaidi.kenpartii


 

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar