Seorang Pembesar
yang memiliki kekuasaan, kekayaan, ketenaran dan kejayaan mempunyai 3 orang sahabat terdekat
dengannya.
Sahabat 1 :
Orangnya baik, penuh pengabdian, perhatian dan setia terhadap Pembesar. Terhadap Sahabat
1 ini Pembesar pun memberikan perhatian dan kepeduliannya yang luar biasa.
Sahabat 2 :
Orangnya sedang-sedang saja, cukup baik, cukup perhatian dan cukup setia, namun sekali-sekali kadang membangkang terhadap
Pembesar. Terhadap Sahabat 2 ini perhatian Pembesar juga cukup baik, mengingat
selama ini Sahabat 2 cukup baik dan cukup perhatian.
Sahabat 3 :
Orangnya rada acuh tak acuh dan sering membangkang terhadap Pembesar.
Terhadap Sahabat 3 ini perhatian Pembesar juga sering mengacuhkannya, terlebih
karena Sahabat 3 sering sekali membangkang dari Pembesar.
Suatu ketika,
Pembesar berniat untuk pindah ke kota lain. Di saat menjelang kepindahannya itu
pembesar menawarkan kepada ke-3 sahabat terdekatnya tersebut ajakan untuk
sama-sama pindah ke kota yang baru, yang memang sudah disiapkannya sedemikian
rupa sebagai tempat tinggalnya bersama orang-orang yang terdekat dan terkasih
darinya.
Tentunya tawaran dilakukan Pembesar pertama kali adalah terhadap
Sahabat 1, dengan keyakinan bahwa Sahabat 1 ini pasti akan mau ikut pindah
bersama Pembesar, mengingat selama ini Pembesar memberikan segala sesuatunya
sangat luar biasa kepada Sahabat 1 melebihi para sahabat lainnya.
Pembesar : “Wahai Sahabat 1, dalam waktu dekat
ini saya akan pindah ke kota lain. Di kota baru itu sudah saya siapkan segala sesuatunya yang
akan menyenangkan bagi kita. Bagaimana sekiranya Sahabat 1 saya ajak untuk kita
sama-sama pindah ke kota baru itu?”.
Sahabat 1 : “Alhamdulillah Sahabat, saya telah
memikirnya dan memutuskan bahwa saya
dengan sangat menyesal saya tidak akan ikut pindah ke kota baru itu. Namun saya
akan mengantar kepindahan Sahabat hanya
sampai ke pintu gerbang kota baru itu”.
Pembesar sangat kecewa menerima jawaban penolakan Sahabat 1 demikian
itu, karena sangat di luar dugaannya selama ini. Lalu tawaran dilakukan la
terhadap Sahabat 2, yang diharapkan akan mau untuk ikut pindah bersama
Pembesar.
Pembesar : “Wahai Sahabat 2, dalam waktu dekat
ini saya akan pindah ke kota lain. Di kota baru itu sudah saya siapkan segala
sesuatunya yang akan menyenangkan bagi kita. Bagaimana sekiranya Sahabat 2 saya
ajak untuk kita sama-sama pindah ke kota baru itu?”.
Sahabat 2 : “Terima kasih sekali Sahabat, saya
merasa tersanjung dengan tawaran mu..... Saya telah memikirnya dan memutuskan bahwa saya akan mengantar
kepindahan Sahabat sampai ke rumah baru
Sahabat di kota baru itu. Namun dengan sangat disayangkan saya tidak akan ikut
pindah ke kota baru itu”.
Pembesar pun kecewa menerima penolakan Sahabat 2. Pembesar merasa
perhatiannya yang selama ini cukup baik bagi Sahabat 2 juga sia-sia. Singkat
cerita.... Lalu tawaran dilakukan la terhadap Sahabat 3 (yang dalam dugaan
Pembesar pasti la Sahabat 3 ini tidak akan mau untuk ikut pindah bersamanya);
Pembesar : “Wahai Sahabat 3, dalam waktu dekat
ini saya akan pindah ke kota lain. Di kota baru itu sudah saya siapkan segala
sesuatunya yang akan menyenangkan bagi kita. Bagaimana sekiranya Sahabat 3 saya
ajak untuk kita sama-sama pindah ke kota baru itu?”.
Sahabat 3 : “Wah mengejutkan sekali dengan
tawaran yang tidak di sangka-sangka ini, saya sangat senang atas tawaran itu.....
Saya telah memikirnya dan memutuskan
bahwa saya akan ikut kepindahan bersama mu ke kota baru itu”.
Apa MAKNA cerita itu?
Jika cerita di atas dianalogkan dengan kehidupan kita, kepindahan ke
kota baru itu dianalogkan dengan kepergian umat manusia ke alam
akhirat/meninggal. Sahabat 1 adalah isteri/suami dan anak-anak kita, Sahabat 2
adalah harta kekayaan, jabatan, kejayaan dan ketenaran kita, dan Sahabat 3
adalah amal kebaikan dan ibadah kita selama hidup di dunia ini, maka di dalam
kehidupan kita di akhirat nanti hanya amal kebaikan dan ibadah kita yang akan
mendampingi dan menjadi “teman terbaik”
kita dalam mengarungi hidup kekal itu nantinya.
Karenanya......”Selamat Meningkatkan
Amal Kebaikan dan Ibadah Kita”....
Dikompilasi oleh/hubungi:
HP. 0812 2353
284 – 0878 2298
4716 Telp/Fax :
022-4267749
Facebook : kanaidi.kenpartii
Baca Juga :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar