Selasa, 25 Oktober 2016

Lukai Hati Istri Membuat Rezeki Seret, Kok Bisa?

SUAMI haruslah bersikap baik terhadap istrinya. Buatlah sang istri merasa nyaman bersama Anda. Jangan sampai hatinya terluka karena diri Anda. Sebab, ketika hatinya terluka, maka akan berpengaruh pula pada rezeki Anda. Tapi, kok bisa seperti itu?
Ternyata, ada alasan-alasan tertentu yang membuat rezeki suami seret ketika hati istri terluka. Apakah itu?

1. Mood Istri yang Buruk Akan Menular
Jika tidak bisa mengungkapkan kepada suami tentang sakit hati yang dirasakannya, biasanya istri akan memendam perasaan kecewa tersebut. Dalam kadar yang besar, perasaan sakit hati dan kecewa ini akan memperburuk mood mereka. Perasaan negatif ini lama-lama akan semakin membesar dan berpengaruh kepada seluruh keluarga. Perasaan yang buruk akan menunda rezeki baik yang akan datang.
Untuk itu segeralah untuk memperbaiki kondisi mood istri. Sudah banyak terjadi suami yang bertengkar dengan istri selalu terhalang-halangi saat mencari rezeki. Bisa saja ban kendaraan pecah, bahkan hingga kecelakaan yang sering dialami setelah dua orang ini saling bertengkar.

2. Istri Menjadi Tidak Bersyukur
Suami yang menyakiti istri baik dalam bentuk ucapan atau tindakan sebaiknya berhati-hati. Pasalnya doa mereka terhadap para suami dalam kondisi terluka ini akan segera diijabah. Mereka juga menjadi tidak bersyukur atas apa yang sudah Anda berikan kepadanya.
Bahkan terkadang suami justru didoakan tidak diberi rezeki agar menjadi lebih baik kepadanya. Karena biasanya, pria akan berubah ketika memiliki uang lebih. Sehingga tidak jarang dalam hati istri mendoakan agar suami justru tidak diberi rezeki agar kembali menjadi pribadi yang baik kepadanya.

3. Suami Tidak Dilayani dengan Baik
Hal ini tentu sering dilakukan oleh istri yang hatinya dilukai. Mau tidak mau tindakan mereka mencerminkan hati yang sakit yang mereka rasakan. Hati istri yang terluka biasanya tidak ikhlas ketika melayani suaminya.
Hal ini tentu membuat suami juga menjadi tidak tenang dalam mencari nafkah. Ketika sudah lelah dengan banyak pekerjaan, mereka pun harus menghadapi istri yang muram di rumah. Akhirnya karena sama-sama berpikiran negatif, maka akan menutup kebaikan yang akan datang termasuk urusan rezeki. Suami pun menjadi tidak semangat ketika harus bekerja dengan kondisi seperti ini.

4. Suami Tidak Didukung
Tidak bisa dipungkiri perasaan sakit hati ketika disakiti suami akan berdampak terhadap tindakan istri. Salah satunya istri tidak lagi menjadi pendukung yang hebat bagi suaminya. Suami dibiarkan berjuang sendirian karena istri berpaling tidak mempedulikannya lagi. Dengan begini, suami tidak punya semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan.

5. Berpengaruh dalam Mendidik Anak
Istri yang tidak bahagia tidak bisa diandalkan dalam mendidik anak yang bahagia dan berguna. Kekecewaan terhadap suami akan berdampak pada perilaku mereka terhadap anak. Padahal rezeki bisa datang darimana saja, termasuk dari anak. Rezeki juga bukan hanya berupa uang, tapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dengan wajah bahagia setiap hari.
Demikianlah beberapa alasan yang menyebabkan rezeki suami seret jika menyakiti hati istri. Jika hal ini terjadi pada Anda, maka segeralah perbaiki hubungan Anda dengan sang istri. Jangan biarkan hati istri terluka cukup lama. Bangunlah kembali keharmonisan dalam rumah tangga dengan menciptakan ketenangan dan kedamaian, dengan mencoba memahami perasaan istri.


Jumat, 08 April 2016

MEMPESONA dan TERPESONA

MEMPESONA dan TERPESONA

(PESAN KHUSUS BUAT MUSLIMAH.—)


Saudariku…
Inginkah kau selalu MEMPESONA di hadapan suamimu..?

1. Jagalah penampilanmu dihadapannya
Jika kau tak mampu untuk tampil cantik sepanjang hari, setidaknya kau berusaha untuk mempercantik penampilanmu ketika akan beranjak ke tempat tidur bersama suamimu.

2. Jagalah ucapanmu
Rendahkan suaramu, jangan kau bersuara keras dan berkata ketus, terutama disaat dia marah. 
     Tahanlah amarahmu di hadapannya, bicarakan argumenmu kepadanya di lain waktu, ketika kalian tidak sedang dalam keadaan marah.

3. Jagalah perbuatanmu
Berbuatlah apa yang disenangi suamimu, dan tinggalkan apa-apa yang tidak disenangi suamimu, selama hal-hal itu tidak melanggar syari’at.

4. Jangan pernah menolaknya di tempat tidur
Jika kau sakit-ringan, tetaplah turuti keinginannya, semoga Allah menyembuhkanmu dengan sebab keta’atanmu kepada suamimu.

Jika kau lelah, tetaplah penuhi keinginannya, semoga Allah memberi kekuatan kepadamu dengan sebab menyenangkan suamimu.

Jika kau sedang tidak mood, tetaplah ikuti keinginannya, semoga Allah memberikan kepadamu sesuatu yang lebih yang tidak kau capai sebelumnya, dengan sebab mengikuti keinginan suamimu.

● Bahkan, tampakkanlah dihadapan suamimu, bahwa engkaulah yang selalu menginginkannya.

Saudariku………..
Maukah kau tahu, 
agar engkau selalu TERPESONA dengan suamimu..?

1. Cintailah suamimu hanya karena Allah

○ Jika kau mencintainya karena ketampanannya, suatu saat nanti dia akan berubah menjadi tua.

○ Jika kau mencintainya karena hartanya, maka harta tak akan kekal.

○ Jika kau mencintainya karena kecerdasannya, suatu saat dia akan berubah menjadi pikun.

○ Jika kau mencintainya karena Din dan Akhlaqnya, maka cinta karena Allah akan kekal dan abadi.

2. Tundukkan pandanganmu kepada selain suamimu

Karena dengan menundukkan pandanganmu, engkau mematuhi perintah Rabb-mu, dan kau akan lebih mencintai suamimu.

3. Dialah yang terindah
Hilangkan pesona pria lain, jangan bandingkan suamimu dengan pria lain, jangan pernah memuji pria lain dihadapan suamimu, walaupun itu adalah seorang ustadz.
Dialah suami yang telah Allah halalkan untukmu.
Sehebat apapun pria-pria lain, namun mereka bukanlah pasangan yang telah Allah halalkan untukmu.

4. Ingatlah selalu kebaikannya, lupakan keburukannya

Ingatlah selalu kelebihannya, lupakan kekurangannya, niscaya kau akan selalu ridha dengan suami yang telah Allah taqdirkan untukmu.

5. Dialah surgamu dan nerakamu

قال صلى الله عليه وسلم: (فانظري أين أنت منه ، فإنما هو جنتك ونارك) صحيح الجامع 1509

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Lihatlah kedudukanmu di sisi suamimu, karena sesungguhnya dia adalah surgamu dan nerakamu.”
---------------------------------------------------------------------------------------
 Al-Ustâdzah Arfah Ummu Faynan (Arfah Nur Laila) Hafizhahallah

Semoga bermanfaat.


Istri Sholehah “PENENTRAM HATI SUAMI”


Istri sholehah itu :

1.    tidak banyak menuntut kepada suaminya.
Akan tetapi ia lebih banyak menerima apapun segala kekurangan yang ada pada suaminya.

2. tidak banyak mempermasalahkah kedudukan suaminya yang lebih tinggi dibanding dirinya,
Akan tetapi ia lebih banyak berusaha menjadi istri yang selalu taat dan berbakti kepada suaminya.

3.    tidak banyak mempertanyakan tentang posisi dirinya dalam rumah tangga.
Akan tetapi ia menyadari bahwa semuanya itu adalah sudah menjadi tanggung jawabnya yang telah ditetapkan-Nya.

4.    tidak banyak menuntut suaminya agar menjadi seseorang seperti apa yang ada dalam pikirannya.
Akan tetapi ia lebih berusaha menjadikan suamimya sebagai orang yang pantas mendampingi hidupnya.

5.    tidak banyak meminta sesuatu yang masih belum mampu dipenuhi suaminya.
Akan tetapi ia lebih banyak menerima dengan penuh keikhlasan setiap pemberian suaminya walau sekecil apapun.

6.    Di saat suami sedang ada suatu masalah, ia selalu ada dan mampu untuk menghibur serta membuat suaminya tersenyum.

Demikianlah sebaik-baiknya Akhlaq seorang istri bersikap, memang benar tak semudah mengucapkan ..... membutuhkan kekuatan dan ketabahan .... serta keikhlasan hati.

Akan tetapi, jika hal itu bisa diraih, maka hanya satu balasan yang layak bakal diperolehnya kelak, yakni ridha suami yang akan mengantarkannya mencapai Ridha-Nya, sekaligus mengantarkannya menuju Surga-Nya.




Editing by: Kanaidi, SE., M.Si., cSAP
HP. +62 812 2353 284,  +62 878 2298 4716  Telp/Fax : +62 22-4267749
WA. : 0812 2353 284 
Pin BB : 79D6107F
Facebook : kanaidi.kenpartii